Friday, 13 September 2019

MENGAPA SULIT MERASA BAHAGIA muhasabah#1

setiap orang punya cara sendiri-sendiri dalam mendefinisikan suatu hal. salah satunya bahagia,
bagiku bahagia itu sebuah rasa, karena rasa maka kadang tidak masuk akal jika dipikirkan. Bahagia adalah rasa dimana hati dan pikiran menjadi sangat enteng, tenang, jernih, hingga senyum pun mudah diproduksi. perasaan itu datang dengan alasan yang berbeda-beda tiap orang. seperti halnya aku yang bahagia hanya dengan melihat doi misalnya, orang lain bisa saja bahagia hanya dengan melihat aku jatuh misalnya, orang lainnya lagi bisa saja bahagia hanya dengan melihat drama korea misalnya (lagi). 

suatu hal yang membuat orang bahagia tentu tak sama karena mereka punya definisi bahagianya masing-masing. bagi kita yang hanya bisa melihat dari luar tanpa mengetahui perasaan sebenarnya mungkin menilai "wah dia bahagia nih ketawa-tawa mulu" atau "enak euy ngelihat dia ceria mulu senyum mulu ga pernah sedih" atau bisa jadi "wiiih rumahnya gede, bisa makan enak tiap hari pasti bahagia dia" dan lain lagi. terkadang saya pribadi hanya bisa melihat sisi luar orang itu dan langsung bisa menyimpulkan perasaan orang itu, tanpa mencoba memposisikan diri jika ada diposisinya, senangkah? sedihkah? enakkah?........? 

karena bahagia itu rasa, maka letaknya di hati bukan di akal. belum tentu yang terlihat hidupnya sempurnya lantas dia bahagia. secara logika pasti bahagia, tapi sekali lagi bahagia itu tentang rasa yang tak bisa dilogikakan. banyak orang merasa semakin besar semakin dewasa seseorang menjadi semakin sulit merasakan bahagia. anggap saja ini benar. karena memang faktanya anak kecil hanya dengan seutas tali dan bersama dengan teman-temannya dia bisa menjadi bahagia, hanya karena seutas tali. tapi semakin dewasa seseorang semakin banyak kemauannya dan kebanyakan jika kemauan itu tidak terpenuhi lantas dia bersedih. itulah salah satu alasan orang dewasa susah merasa bahagia.

lagi, semakin dewasa maka seseorang akan semakin bertanggung jawab, terutama atas dirinya sendiri. setiap keputusan yang dia ambil akan mempengaruhi hidupnya, dan di sinilah terkadang orang merasa tidak bahagia hanya karena merasa keputusannya salah, menyesali segala hal yang terjadi, dan menyalahkan diri sendiri. jika masih berpikir seperti ini mana bisa bahagia itu datang.

sebaliknya jika dia merasa tak ada penyesalan, semua keputusan yang diambil tepat, lalu apa mereka juga merasa bahagia. belum tentu, karena terkadang rasa bahagia juga bisa menjadi menjadi serakah. jika seseorang merasa shopping membuatnya bahagia maka dia akan melakukan hal itu dengan intensitas yang tinggi, jika dia merasa membaca komik itu membuatnya bahagia maka dia pun akan meningkatkan koleksi komiknya. padahal ketika dewasa banyak hal yang harus dilakukan terlebih tentang tanggung jawabnya. oleh karena itu buatlah tanggung jawabmu menjadi hal yang membahagiakan. 

contohnya  ketika dewasa kamu ada di masa kuliah, jadikan masa kuliahmu menyenangkan hingga kau termotivasi untuk menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawabmu sebagai mahasiswa. atau kerja misalnya, jadikan tempat kerjamu menjadi salah satu alasan untuk menemukan kebahagiaan, maka kamu akan semangat dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawabmu sebagai pekerja. dan contoh lain lagi........

lalu bagaimana saya bisa merasa bahagia?
Dan apa definisi bahagia menurut mu?