HUKUM
MEMAKAI EMAS BAGI LAKI-LAKI
Oleh
: mashfufatul Ilma
A.
|
Karakteristik emas, perak dan emas putih
Emas adalah unsur kimia dalam tabel periodik yang
memiliki simbol Au (bahasa Latin:
'aurum') dan nomor atom 79. Sebuah logam transisi (trivalen
dan univalen) yang lembek, mengkilap, kuning. Emas tidak bereaksi dengan zat
kimia lainnya tapi terserang oleh klorin, fluorin dan aqua regia.
Emas melebur dalam bentuk cair pada suhu sekitar 1000 derajat celcius. Emas
telah diketahui dan dinilai sangat tinggi sejak jaman purba kala. Unsur ini
ditemukan di alam sebagai logam tersendiri Emas tersebar sangat luas. Emas
sebagai logam mulia mempunyai kelebihan dari logam-logam yang lain.
Di antaranya adalah tahan karat dan tidak mudah bereaksi dengan bahan-bahan
yang bersifat korosif.
Perhiasan (Emas murni terlalu lunak sehingga dicampur dengan
tembaga atau perak atau logam lain). Emas kuning atau emas merah dibuat dengan
dicampur tembaga, emas putih mengandung paladium, nikel, atau seng. Ada beberapa
logam yang lazim ditambahkan ke emas murni. Tembaga (copper), perak (Ag), Zinc
(tetap menggunakan istilah inggrisnya, sebab Seng atau besi bukan terjemahan
yang tepat), Nikel dan palladium. Penambahan logam lain ke dalam emas murni
akan mengubah warna dan kilauan emas.
Emas
murni dicampur tembaga akan menghasilkan efek visual warna merah.
Emas
murni dicampur perak akan menghasilkan efek visual warna hijau.
Emas
murni dicampur nikel akan menghasilkan efek visual warna putih.
Emas
murni dicampur palladium akan menghasilkan efek visual warna putih (juga)
Mencampur
emas dengan palladium tidak begitu diminati, mengingat, palladium jauh lebih
mahal dibanding emas.
Seorang
ahli atau pembuat
perhiasan menggunakan sifat campuran ini untuk membuat perhiasan emas. Sebagai
contoh,
Emas
kuning 18K dan 14K merupakan campuran emas murni dan tembaga, perak dan zinc.
Emas
putih 18K dan 14K merupakan campuran emas murni dan tembaga, nikel dan zinc.
|
Kalor peleburan 22.17
kJ/mol
Kalor
penguapan 469
kJ/mol
Kapasitas kalor (25
°C) 25.86 J/(mol·K)
|

Sebenarmya istilah emas putih keluar dari kebiasaan masyarakat karena pada
dasarnya semua emas berwarna kuning, sedangkan emas putih yang sering dijual
belikan dipasaran yang harganya lebih mahal dibandingkan emas kuning adalah
campuran logam platina dengan logam lain. Platinum adalah
logam yang sangat langka, terjadi hanya 0,003 ppb dalam kerak bumi. Platinum
sering ditemukan oleh penduduk asli bercampur dengan iridium sebagai
platiniridium. Platinum sering ditemukan dalam bagian sekunder, dan
berkombinasi dengan logam grup platina lain dalam tanah alluvial.
Platinum sama sama
tidak mudah teroksidasi, ebuah lapisan emas, jika tergores (tergores disini
dalam arti mikro, bukan goresan yang kasat mata), atom-atom emas ini akan
benar-benar hilang, meninggalkan daerah kosong yang tidak ditempati oleh atom
emas. Goresan mikro pada emas putih, jika dibiarkan kelamaan, akan menimbulkan
efek kuning kumal yang kasat mata. Beda halnya dengan platinum. Jika sebuah
lapisan platinum tergores (secara micro), atom-atom nya tidaklah benar benar
hilang, namun cuma bergeser tempat. Artinya, atom platinum masih ada. Inilah
alasan, setelah beberapa lama, sebuah perhiasan emas perlu disepuh kembali agar
tetap kelihatan mengkilat seperti baru. Untuk menyepuh emas, diperlukan logam
tambahan, sesuai dengan jenis emas apa yang anda miliki. Berbeda dengan
platinum yang tidak perlu disepuh. Perhiasan platinum yang terlihat tidak
kinclong lagi, cukup dibawa ke toko/ahli perhiasan. Disana, si ahli perhiasan
cuma akan mem-polish/burnish platinum
|

Perak adalah
suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang
memiliki lambang Ag dan nomor atom 47. Lambangnya berasal
dari bahasa LatinArgentum. Sebuah logam transisi lunak,
putih, mengkilap, perak memiliki konduktivitas listrik dan panas tertinggi di
seluruh logam dan terdapat dimineral dan
dalam bentuk bebas. Logam ini digunakan dalam koin, perhiasan, peralatan meja,
dan fotografi. Perak termasuk logam mulia sepertiemas.
Perak murni memiliki warna putih yang terang. Unsur ini
sedikit lebih keras dibanding emas dan sangat lunak dan mudah dibentuk,
terkalahkan hanya oleh emas dan mungkin palladium. Perak murni memiliki
konduktivitas kalor dan listrik yang sangat tinggi diantara semua logam dan
memiliki resistansi kontak yang sangat kecil. Elemen ini sangat stabil di udara
murni dan air, tetapi langsung ternoda ketika diekspos pada ozon, hidrogen
sulfida atau udara yang mengandung belerang.
B.
Dasar hukum
larangan memakai emas bagi laki-laki
Syaikh
Dr. Shalih Al Fauzan berkata, “Lelaki diharamkan memakai cincin emas. Sedangkan
cincin perak, atau logam semacamnya,walaupun sama-sama logam mulia, hukumnya
boleh memakainya karena yang diharamkan adalah emas. Dan tidak boleh pula memakai
cincin dari campuran emas, tidak boleh memakai kacamata, pena, jam tangan yang
ada campuran emas-nya.Intinya, lelaki tidak diperbolehkan berhias dengan emas
secara mutlak.” (Muntaqa Fatawa Al Fauzan).
”Barangsiapa
dari umatku mengenakan emas kemudian dia mati masih dalam keadaan mengenakannya
maka Allah mengharamkan baginya emas di surga.Dan barangsiapa Dari umatku yang
mengenakan sutera kemudian dia mati masih dalam keadaan mengenakannya maka
Allah mengharamkan baginya sutera di surga.” (HR. Ahmad)
Diriwayatkan
dari Abdullah bin Amr bin al ‘Ash bahwasanya Rasulullah saw
bersabda,”Barangsiapa dari umatku mengenakan emas kemudian dia mati masih dalam
keadaan mengenakannya maka Allah mengharamkan baginya emas di surga. Dan
barangsiapa dari umatku yang mengenakan sutera kemudian dia mati masih dalam
keadaan mengenakannya maka Allah mengharamkan baginya sutera di surga.” (HR.
Ahmad)
Pengharaman
ini khusus bagi laki-laki dan tidak bagi perempuan, sebagaimana hadits yang
diriwayatkan dari Ali bahwasanya Nabi saw mengambil sebuah sutera dan
menjadikannya di sebelah kanannya dan mengambil sebuah emas dan menjadikannya
di sebelah kirinya kemudian beliau saw bersabda,”Sesungguhnya kedua jenis ini
haram bagi kaum laki-laki dari umatku.” (HR. An Nasai dan Abu daud) demikian
juga sabdanya saw,”Dihalalkan (mengenakan) sutera dan emas bagi kaum wanita
dari umatku dan diharamkan bagi kaum laki-lakinya.” (HR. Ahmad)
Al-Bukhari dan Muslim masing-masing dari Al-Bara' bin Azib
radhiyallahu 'anhu, bahwa ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melihat
seorang laki-laki memakai cincin emas di tangannya, maka beliau memintanya
supaya mencopot cincinnya, kemudian melemparkannya ke tanah. (HR. Bukhari dan
Muslim)
”Dihalalkan (mengenakan) sutera dan emas bagi kaum wanita
dari umatku dan diharamkan bagi kaum laki-lakinya.” (HR. Ahmad)
C.
Sudut pandang
sains
Atom
pada emas mampu menembus ke dalam kulit melalui pori-pori dan masuk ke dalam
darah manusia. Jika seorang pria mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan
dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah
dan urine akan mengandung atom emas dalam kadar yang melebihi batas (dikenal
dengan sebutan migrasi emas).
Dan apabila ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer.sebab jika tidak di buang maka dalam jangka waktu yang lama atom emas dalam darah ini akan sampai ke otak dan memicu penyakit alzheimer. Selain itu ada beberapa dampak buruk dari emas antara lain: Sebagai sumber kejahatan apabila kita menggunakannya secara berlebihan, dapat menjadikan alergi pada kulit apabila pengguna emas dan perak tidak cocok, adanya racun yang keluar dari penambangan emas sehingga merusak ekosistem yang ada disekitar tambang tersebut
Dan apabila ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer.sebab jika tidak di buang maka dalam jangka waktu yang lama atom emas dalam darah ini akan sampai ke otak dan memicu penyakit alzheimer. Selain itu ada beberapa dampak buruk dari emas antara lain: Sebagai sumber kejahatan apabila kita menggunakannya secara berlebihan, dapat menjadikan alergi pada kulit apabila pengguna emas dan perak tidak cocok, adanya racun yang keluar dari penambangan emas sehingga merusak ekosistem yang ada disekitar tambang tersebut
Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada
saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil.
Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan
orang tua. Risiko untuk mengidap Alzheimer, meningkat seiring dengan
pertambahan usia. Bermula pada usia 65 tahun, seseorang mempunyai risiko lima
persen mengidap penyakit ini dan akan meningkat dua kali lipat setiap lima
tahun, kata seorang dokter. Menurutnya, sekalipun penyakit ini dikaitkan dengan
orang tua, namun sejarah membuktikan bahawa pesakit pertama yang dikenal pasti
menghidap penyakit ini ialah wanita dalam usia awal 50-an.
Alzheimer
adalah suatu penyakit yang membuat penderitanya kehilangan semua kemampuan
mental dan fisik serta menyebabkan kembali seperti anak kecil. Alzheimer bukan
penuaan normal, tetapi merupakan penuaan paksaan atau terpaksa. Charles
Bronson, Ralph Waldo Emerson dan Sugar Ray Robinson adalah tiga diantara orang
yang terkena Alzheimer.
Dari
beberapa hadits yang telah disebutkan diatas, tidak ada larangan bagi perempuan
untuk memakai emas, wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bulan,
partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi.
DAFTAR PUSTAKA
No comments:
Post a Comment